Foto Ilustrasi
Buktipetunjuk.id –Puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenam matahari (maghrib), melainkan ibadah istimewa yang dipenuhi nikmat rohani dan ganjaran pahala berlipat ganda dari Allah SWT.
Pengertian puasa Ramadhan adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya, mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam.
Tujuan utama dalam berpuasa meningkatkan ketakwaan (taqwa) kepada Allah SWT dan melatih pengendalian diri, yang merupakan rukun Islam keempat yang wajib bagi setiap Muslim.
1- Mencapai derajat ketakwaan yang tinggi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2- Melatih kesabaran dan mengendalikan keinginan duniawi.
3- Merasakan lapar dan haus agar lebih peduli terhadap fakir miskin.
4- Menghapus kesalahan dan dosa jika dilakukan dengan iman dan harapan pahala. “Adapun hukumnya wajib bagi umat Muslim yang memenuhi syarat (Islam, baligh, berakal, dan mampu).
Nikmat berbuka puasa menjadi lengkap dengan menyegerakan berbuka (saat azan Maghrib), berdoa, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Berbuka puasa adalah momen puncak kegembiraan dan syukur, di mana umat Muslim merayakan selesainya ibadah menahan diri seharian dengan menikmati hidangan, baik secara mandiri maupun bersama. Momen ini bukan sekadar mengisi energi, melainkan refleksi ketaatan, mempererat silaturahmi, serta meraih keberkahan spiritual dan kesehatan mental.
Nikmatnya Berbuka Puasa:
Berbuka adalah salah satu dari dua kebahagiaan yang dijanjikan Allah bagi orang berpuasa, yaitu saat berbuka dan saat bertemu-Nya kelak.
Momen ini melatih diri untuk lebih mensyukuri nikmat makanan dan minuman setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Buka puasa bersama menjadi sarana efektif meningkatkan kebahagiaan, mengurangi kesepian, dan memperkuat tali persaudaraan.
Memberi hidangan berbuka kepada orang lain mendatangkan pahala yang sama dengan orang yang berpuasa.
Berbuka dengan makanan seperti kurma membantu mengembalikan energi yang hilang dengan cepat dan sehat.
“Allah SWT menjanjikan Surga Ar-Rayyan: Disediakan pintu khusus di surga, yang dinamakan Ar-Rayyan, yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.
Puasa juga berfungsi sebagai perisai dari siksa neraka, di mana sehari berpuasa dapat menjauhkan diri dari neraka sejauh 70 tahun perjalanan. Wallahu a’lam bish-shawab (Red).












