Kunjungan Ketua Presidum FPII ke Lapas Narkotika Bandung, Simbol Terjalinnya Hubungan Baik

- Penulis Berita

Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG|BUKTIPETUNJUK.ID–Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Dra. Kasihhati didampingi Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) Adv. Lilik Adi Gunawan, S.H, berkunjung ke Lapas Narkotika Kelas II A Bandung.

Kunjungan FPII dan DPI di terima langsung oleh Ka. KPLP Lapas Kelas II A Narkotika Bandung, Nurzaman, mewakili Kalapas Kelas II A Narkotika Bandung, Ahmad Tohari pada Kamis, (14/08/2025) di ruangan Kalapas.

“Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara Insan Pers dan jajaran Lapas dalam mendukung keterbukaan informasi publik yang positif dan edukatif,” kata Kasihhati saat diwawancara awak media.

Kepala KPLP Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Nurjaman beserta jajaran mengajak keliling Lapas dan meninjau kegiatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang mendapatkan pelatihan sablon dan menjahit di Bimker, Lapas Kelas II A Narkotika Bandung.

“Tujuan pembinaan WBP agar mereka memperoleh bekal keahlian dalam berbagai bidang sesuai kapasitas dan kemampuannya agar kelak ketika bebas bisa mempunyai keterampilan untuk bekal hidup di masyarakat,” ujar Nurjaman.

Kasihhati dalam pertemuan tersebut membahas berbagai upaya untuk memperkuat peran media sebagai mitra strategis dalam publikasi program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan terutama dalam hal Ketahanan Pangan Nasional.

Ditempat terpisah, Kalapas Kelas II A Narkotika Bandung, Ahmad Tohari memaparkan upaya kami beserta jajaran memperkuat ketahanan pangan dilingkungan Lembaga Pemasyarakatan, contohnya kami menggelar kegiatan penaburan benih ikan lele dikolam budidaya dalam program kemandirian.

“Program budidaya ikan lele ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Selain sebagai bentuk ketahanan pangan, program ini juga bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada warga binaan agar mereka memiliki bekal saat kembali ke masyarakat,” jelas Ahmad Tohari.

Penaburan benih ikan lele merupakan tahap awal dari program budidaya perikanan yang akan dikelola oleh warga binaan dibawah bimbingan petugas lapas dan tenaga ahli. Dengan adanya program tersebut, diharapkan hasil panen ikan lele dapat memenuhi kebutuhan konsumsi internal lapas serta memberikan peluang bagi warga binaan untuk belajar mengenai budidaya perikanan.

Baca Juga:  Oknum Kepala SPPG di Tanggamus Diduga Digerebek Bersama Selingkuhan, Istri: Ini Kedua Kalinya

“Sinergitas FPII untuk berkolaborasi khususnya Lapas Kelas II A Narkotika Bandung menjadi langkah konkrit dalam mendukung program Asta Cita Program Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional,” tegas Kasihhati.

Kasihhati mengapresiasi adanya program ketahanan pangan di Lapas Kelas II A Bandung. Kami berharap program-program tersebut dapat menambah ilmu dan keterampilan menjadi bekal yang dapat serta diterapkan setelah mereka bebas dan kembaki hidup di masyarakat usai menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Presidium FPII dan Pengawas Dewan Pers Independent (DPI), serta menegaskan komitmen untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan media.

Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang membangun citra positif pemasyarakatan. Kami berharap kerjasama ini dapat berkelanjutan dan saling menguatkan.

“Seluruh Media yang bernaung di FPII adalah konstituen Dewan Pers Independen (DPI) siap mendukung publikasi positif kegiatan Lapas secara berimbang dan konstruktif, sehingga masyarakat dapat melihat proses pembinaan yang dilakukan terhadap warga binaan, tak hanya melulu tentang cerita suram kehidupan narapidana,” kata Dewan Pakar FPII, Adv. Lilik Adi Gunawan, S.H.

Kunjungan diakhiri dengan peninjauan fasilitas Lapas Kelas II A Narkotika Bandung dan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan baik antara FPII dan Lapas Narkotika Bandung.

Sumber : Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap
Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang
DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung
HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029
Ratusan Siswa SMAN 1 Dukun Padati Pemutaran Film “Good Morning Tomorrow”, Dorong Lahirnya Penjaga Bengawan Solo
Polres Tanggamus Tangkap Tiga Terduga Penadah Motor Curian
Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.
Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:42 WIB

DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:33 WIB

HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ratusan Siswa SMAN 1 Dukun Padati Pemutaran Film “Good Morning Tomorrow”, Dorong Lahirnya Penjaga Bengawan Solo

Berita Terbaru