MERANGIN,Buktipetunjuk.id –
Isu pungutan liar bagi peserta pawai peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Merangin dibantah tegas panitia. Ketua Panitia Pelaksana, Indra Masyhuri, memastikan tidak ada biaya apapun yang dibebankan kepada sekolah, lembaga pendidikan, maupun panti asuhan yang ingin berpartisipasi.
Kabar soal pungutan sempat beredar dan memicu keresahan sejumlah pihak. Menanggapi hal itu, Indra Masyhuri yang juga menjabat Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin langsung melakukan klarifikasi.
“Isu adanya pungutan uang agar boleh ikut pawai itu tidak benar sama sekali,” kata Indra saat dikonfirmasi, Kamis 14 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, persoalan muncul akibat miskomunikasi. Guru yang pertama kali menghubungi panitia belum menyampaikan informasi secara utuh, sehingga menimbulkan persepsi keliru di Yayasan Panti Dhuafa.
Indra mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pengawas yayasan, H. Fadinal, S.E., untuk meluruskan. “Sudah jelas. Silakan Panti Dhuafa ikut berpartisipasi. Tidak ada syarat apapun,” ujarnya.
Pihak Yayasan Panti Dhuafa membenarkan telah menerima penjelasan tersebut. Dalam pesan tertulis yang diterima Tempo, pengurus yayasan menyatakan kelegaan.
“Alhamdulillah ba’da shalat Isya ada komunikasi dengan sahabatku Indra selaku Ketua Panitia. Sudah jelas. Beliau menyampaikan: ‘Silakan Panti Dhuafa ikut berpartisipasi!’,” tulis pesan itu.
Yayasan juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi.
Pawai Terbuka untuk Semua
Indra menegaskan, semangat perayaan kemerdekaan adalah kebersamaan, bukan pembebanan biaya.
“Kita merayakan kemerdekaan untuk menyatukan hati rakyat, bukan memisahkan atau membebani. Sekolah negeri, swasta, maupun panti asuhan semuanya dipersilakan. Justru kehadiran mereka yang membuat acara makin meriah,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya isu yang belum terverifikasi. “Kalau ragu, bertanya langsung ke panitia. Jangan sampai dugaan keliru justru menyakiti,” kata Indra.
Pawai Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Kabupaten Merangin dijadwalkan berlangsung pekan ini. Panitia memastikan seluruh elemen masyarakat dapat terlibat tanpa syarat biaya apapun,” tandasnya.
Pewarta: Rudianto
Editor: Redaksi









