Way Kanan,Buktipetunjuk.id –
Pondok Pesantren Sunan Muria Darul Falah di Kampung Sukosari, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, menggelar peringatan Haul ke-887 Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Sabtu, 10 Oktober 2026. Acara yang mengangkat tema “Merajut Mahabbah untuk Menggapai Barokah” ini tak hanya diisi pengajian, tetapi juga bakti sosial khitanan massal.

Pengasuh Ponpes Sunan Muria, KH. Ahmad Fauzi, S.H.I., mengatakan haul menjadi momentum memperkuat mahabbah kepada Allah, Rasulullah, dan para ulama.
“Semboyan kami Al-mar’u ma’a man ahabba yaumal qiyamah, seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya pada hari kiamat. Mahabbah itu diwujudkan lewat ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Dihadiri Unsur Pemda hingga Tokoh Agama
Peringatan haul dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan, tokoh agama, dan masyarakat. Tampak hadir Kepala Disdukcapil Way Kanan Drs. Ade Cahyadi, M.Si. mewakili Bupati, Kepala DP3APPKB Andi Oktaviandi, S.KM., M.M., Kabag Kesra Akmad Syapari, S.Ag., M.Si., serta Kasi PAPKI Kemenag Way Kanan Dr. Ismail Fahmi.
Dari unsur organisasi Islam, hadir perwakilan PCNU Ardores, Pengurus MWCNU Baradatu, Ketua MUI Kecamatan Baradatu, para pengasuh pesantren se-Baradatu, hingga jamaah Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah. Camat Baradatu Barusman, S.H., M.M., perwakilan Polsek Baradatu, Rektor Ilmawa Bapak Wakidi, M.Pd., Kepala Kampung Sukosari dan kepala kampung sekitar, serta para wali santri turut memenuhi kompleks pesantren.
Khitanan Massal Libatkan Dokter Polres
Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial khitanan massal bagi 27 anak dari keluarga di sekitar pesantren. Tim dokter Polres Way Kanan dilibatkan untuk memastikan pelayanan sesuai prosedur kesehatan.
“Ini wujud nyata bahwa kegiatan keagamaan tak hanya soal keimanan, tetapi juga kepedulian sosial yang memberi manfaat langsung,” kata KH. Ahmad Fauzi. Ia berharap 27 peserta khitan kelak tumbuh menjadi anak saleh, berbakti kepada orang tua, dan berguna bagi agama, bangsa, dan negara.
Pesantren Sebagai Pusat Dakwah dan Sosial
Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Ponpes Sunan Muria, Darul Falah rutin digelar sebagai sarana mengenang keteladanan ulama besar dalam tradisi keilmuan dan tasawuf. Selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini mempererat sinergi antara pesantren, kepolisian, pemerintah, dan masyarakat.
“Semoga semangat para ulama menginspirasi santri dan masyarakat menjaga tradisi keilmuan, memperkuat persaudaraan, dan mengamalkan nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” tutup KH. Ahmad Fauzi.
Pewarta: Zulkarnain









