MERANGIN,Buktipetunjuk.id –
Warga Pasar Atas dan Pasar Baru, Bangko, Kabupaten Merangin Jambi, sudah delapan hari tidak mendapat pasokan air bersih dari PDAM Merangin. Hingga Rabu, 30 September 2026, aliran air belum juga pulih.
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu. Sebagian warga mengaku kesulitan mandi, mencuci, dan terpaksa membeli air mineral untuk kebutuhan minum sehari-hari.
“PDAM Mungkin Sudah Mati Suri”
Zakar, warga Pasar Atas, menyatakan kekecewaannya. “PDAM Merangin ini mungkin sudah mati suri. Tidak memikirkan kebutuhan air konsumennya. Padahal kami bayar terus tiap bulan. Ditagih hak kami diabaikan,” ujarnya.
Zakar mengatakan warga berencana menyegel kantor PDAM Merangin jika air tak kunjung mengalir. “Kalau air tidak juga mengalir, kami seluruh warga Pasar Atas Bangko berniat bersama-sama menyegel kantor PDAM Merangin sampai waktu tidak ditentukan,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Zainap, pedagang Pasar Baru. “Apa dia buta atau tuli? Sebaiknya kantor PDAM itu tutup saja. Tidak ada guna lagi, buat masyarakat menderita saja,” ucapnya.
Delapan Hari Tanpa Solusi
Selama delapan hari terakhir, warga mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air. Padahal, menurut warga, pembayaran tagihan PDAM tetap berjalan setiap bulan.
Hingga berita ini diturunkan, Buktipetunjuk.id masih berupaya menghubungi Direktur PDAM Merangin untuk meminta konfirmasi. Belum ada tanggapan resmi dari pihak PDAM.
Tuntutan Warga
Warga meminta tiga hal kepada PDAM Merangin:
1. Segera pulihkan aliran air bersih ke pelanggan.
2. Berikan layanan sesuai kewajiban, bukan hanya menagih pembayaran.
3. Jika tidak mampu memberikan layanan, sampaikan secara terbuka ke publik.
“Kami bayar, kami berhak dapat air. Itu hak kami, bukan sedekah dari mereka,” kata salah satu warga.
Air bersih merupakan kebutuhan dasar warga. Warga berharap keluhan ini segera ditindaklanjuti oleh PDAM Merangin dan Pemerintah Kabupaten Merangin.
Reporter: Rudianto









