Lampung Timur,Buktipetunjuk.id –
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah resmi membuka Musyawarah Daerah V Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lampung Timur di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (6/10/2026). Forum lima tahunan itu mengusung tema “Membangun Sinergi dan Memperkuat Peran Ulama untuk Lampung Timur Makmur.”
MUSDA V menjadi ajang evaluasi program kerja MUI Lampung Timur sekaligus merumuskan arah organisasi dan kepengurusan periode mendatang.
Hadir dalam pembukaan, Ketua Umum DP MUI Provinsi Lampung Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag., Sekretaris Umum DP MUI Provinsi Lampung Dr. KH. Mansyur Hidayat, M.Sos.I., jajaran pengurus MUI Kabupaten Lampung Timur, serta para peserta MUSDA.
Dalam sambutannya, Bupati Ela menegaskan MUSDA bukan sekadar forum organisasi untuk menyusun kepengurusan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi ulama dan umara.
“Musyawarah Daerah ini tidak hanya menjadi forum untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan menyusun kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam membangun Kabupaten Lampung Timur yang religius, maju, aman, dan sejahtera,” kata Ela.
Ia menyebut ulama memiliki peran vital dalam pembinaan keagamaan, menjaga kerukunan, dan mendorong kehidupan sosial yang harmonis. Karena itu, Pemkab Lampung Timur berharap kepengurusan MUI terpilih dapat melanjutkan program yang telah berjalan, sekaligus meningkatkan pelayanan dan pembinaan umat.
Bupati juga menekankan kolaborasi MUI dan Pemkab sebagai kunci pembangunan yang tak hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi.
“Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, moral, dan kebangsaan,” ujarnya.
Ela berharap MUSDA V berjalan musyawarah dan demokratis, serta menghasilkan keputusan yang konstruktif.
“Saya berharap MUSDA ini menghasilkan keputusan organisasi yang baik, konstruktif, dan membawa kemaslahatan umat, serta mendapat ridha Allah SWT,” pungkasnya.
MUI Lampung Timur diharapkan semakin kuat sebagai mitra strategis pemerintah dan wadah ulama dalam pembinaan umat. Sinergi ulama, pemerintah, dan masyarakat diyakini menjadi fondasi mewujudkan Lampung Timur yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera.(*)
Editor: Redaksi









