Anggaran Rp2,1 Miliar untuk Teater Mini di Perpustakaan Merangin Tuai Kritik: Warga Masih Krisis Air Bersih dan Jalan Rusak

- Penulis Berita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKO,Buktipetunjuk.id –

Rencana Pemerintah Kabupaten Merangin, Jambi, mengalokasikan Rp2,19 miliar untuk pengembangan fasilitas perpustakaan termasuk pembangunan teater mini memicu polemik. Kebijakan ini muncul di tengah keluhan warga soal krisis air bersih dan jalan rusak di sejumlah kecamatan.

Berdasarkan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang diperoleh Buktipetunjuk.id, total anggaran Rp2.197.439.550 itu terbagi dalam beberapa pos.

Alokasi terbesar adalah pembangunan, renovasi, dan pemeliharaan senilai Rp1,05 miliar.

Adapun rincian untuk fasilitas teater mini meliputi:

• Renovasi Mini Theatre Studio Mini: Rp233.750.000

• Kursi Jok Auditorium Studio Mini: Rp143.000.000

• Videotron Studio Mini: Rp180.000.000

• AC Studio Mini: Rp24.000.000

• Perangkat audio: Ampli Public Rp8.000.000, Proyektor Rp15.000.000, Sound System Rp10.000.000, Ceiling Speaker Rp12.800.000, Column Speaker Rp7.000.000, Mic Wireless Rp6.000.000, Power Mix Rp6.500.000, Speaker Vocal Rp15.000.000, Sub Woofer Rp18.000.000

• Jasa konsultansi dan lainnya: Rp57.680.000

• Operasional dan kegiatan: Rp286.608.850

• Alokasi lain yang masih diteliti: Rp797.874.700

Usulan proyek ini disebut berasal dari internal Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, menyusul saran Bupati Merangin saat inspeksi mendadak beberapa waktu lalu.

KRITIK PENGAMAT

Pengamat hukum Jambi, Bang Zul, menilai kebijakan itu tidak tepat sasaran. “Terlalu boros Merangin ini. Menghamburkan uang yang belum tepat sasaran,” ujarnya kepada Buktipetunjuk.id Rabu, 7 Oktober 2026.

Baca Juga:  Ramah Lingkungan dan Kantong, Erzaldi Berharap Teknologi Pemusnah Sampah Hydrodrive Dapat Diterapkan di Babel

Menurut Zul, warga Merangin masih membutuhkan pembangunan dasar. “Rakyat sudah bosan dengan permainan sandiwara para pejabat. Kasihan rakyat belum mendapat pembangunan yang sangat dibutuhkan sekarang, kita malah bangun teater mini,” katanya.

Ia juga menyinggung potensi penggunaan hak angket DPRD. “Kalau seperti ini terus, rakyat bisa saja menuntut ke DPRD untuk melakukan hak angket. Sekarang sudah mulai terlihat perlawanan DPRD terhadap Pemkab karena arah pembangunan dan uang rakyat yang tidak tepat sasaran. Banyak permainan silumannya,” ujar Zul.

KONTEKS KEBUTUHAN WARGA

Anggaran ini mencuat ketika warga Merangin masih menghadapi krisis air bersih yang berlangsung berhari-hari, jalan rusak di berbagai kecamatan, kekhawatiran kualitas pembangunan sekolah, hingga dampak kabut asap.

Hingga berita ini diturunkan, Buktipetunjuk.id masih berupaya meminta konfirmasi langsung dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Merangin terkait urgensi proyek bernilai miliaran rupiah tersebut. Pemkab Merangin juga belum memberikan penjelasan resmi.

Apakah teater mini lebih mendesak dibanding kebutuhan dasar warga? Publik menunggu penjelasan resmi Pemerintah Kabupaten Merangin.

Reporter: Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Pilkades Pulau Rakyat Tua Sempat Ricuh Akibat Warga Pemilik E-KTP Tak Bisa Mencoblos Di TPS
Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK

Berita Terbaru