Ketum PDIP diminta selamatkan demokrasi Pilkada di Lampung Timur.

- Penulis Berita

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur,Buktipetunjuk.id – Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri diharapkan mendengarkan aspirasi kader dan warga Lampung Timur untuk melawan kotak kosong dalam Pilkada di daerah itu. Desakan melawan kotak kosong di Pilkada Lampung Timur terus menggema, baik yang disuarakan langsung oleh masyarakat melalui unjuk rasa maupun pernyataan dari tokoh masyarakat setempat.

Desakan juga datang dari Kidung Tirto Suryo Kusumo, budayawan kelahiran Lampung Timur. Dia mengimbau Ketua Umum PDIP mendengarkan aspirasi masyarakat dan segera membuat keputusan untuk mengusung calon sendiri di Pilkada Lampung Timur. “Kita berharap pesan masyarakat Lampung Timur didengar oleh Ibu Megawati. Kita percaya hanya PDIP yang bisa menyelamatkan demokrasi di Bumei Tuwah Bepadan dengan mengusung calon sendiri supaya tidak terjadi kotak kosong,” ungkapnya, Jumat (29/8/2024).

Kidung Tirto berharap Megawati sebagai pimpinan tertinggi PDIP membuat keputusan bijaksana yang selaras dengan aspirasi kader dan masyarakat Lampung Timur, serta menjaga demokrasi dari kepentingan kelompok tertentu saja.

“Partai politik harus menyalurkan aspirasi masyarakat. Jangan memaksakan rakyat memilih satu calon saja atau kotak kosong. Demokrasi akan mati kalau suara atau aspirasi rakyat sudah tidak didengar partai politik,” ujarnya.

Sebagai informasi, sembilan partai politik telah memberikan dukungan kepada pasangan Ella Siti Nuryamah-Azwar Hadi sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur.
PDIP diketahui terakhir memberikan dukungan kepada pasangan Ella-Azwar yang telah mengantongi rekom dari delapan partai yaitu PKB, PKS, PAN, Gerindra, Golkar, PPP, dan Partai Demokrat.

Karena baru satu pasangan calon, KPU Lampung kemudian memperpanjang masa pendaftaran dan akan kembali menerima pendaftaran cabup-cawabup pada 3 hingga 5 September 2024. Ini membuka pintu bagi calon lain untuk maju Pilkada. Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat Lampung Timur berdemonstrasi menuntut PDIP merekomendasikan bakal calon bupati untuk Pilkada 2024. Aksi digelar di depan kantor DPC PDI-P Lampung Timur pada Selasa (27/8/2024).

Baca Juga:  Lima organisasi pers gelar rapat koordinasi supaya bisa berkontribusi membangun provinsi Lampung.

Pengunjuk rasa sangat berharap PDIP merekomendasikan calon lain agar tak terjadi kotak kosong. “Hanya PDI yang bisa menghilangkan perlawanan kotak kosong, artinya PDIP harus memunculkan cabup dan cawabup. Dan kami berharap kepada ibu Mega mendengarkan teriakan kami,” kata Kordinator lapangan Tomi.

Budi Setiawan, kader PDIP Lampung Timur yang ikut berunjuk rasa, mengatakan calon tunggal membuat demokrasi tidak berjalan karena semua parpol satu suara. Karena itu, lanjut Budi, masyarakat mendesak agar PDIP segera mengeluarkan rekomendasi bacalon untuk melawan pasangan Ela-Azwar. “Harapan kami tinggal PDI-P yang belum mengeluarkan rekomendasi. Kami berharap segera dikeluarkan (rekomendasi) agar tidak ada calon tunggal,” ujarnya.

Desakan juga datang dari pimpinan pondok pesantren dan mursyid thoriqoh se-Lampung Timur. Dalam pernyataan tertulis, mereka juga mendesak agar PDIP melawan kotak kosong di Pilkada Lampung Timur.
“Kami menaruh harapan besar hanya kepada PDIP sebagai partai yang sampai saat ini mampu menjaga nilai-nilai demokrasi dan kegotongroyongan,” tulis pernyataan tertanggal 24 Agustus 2024 itu.

Mereka meminta DPP PDIP untuk melakukan perlawanan terhadap wacana kotak kosong dalam Pilkada di beberapa provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, terkhusus di Lampung dan utamanya di Lampung Timur
Surat pernyataan yang ditandatangani oleh 41 kyai dan pimpinan ponpes dan se-Lampung Timur tersebut ditembuskan kepada PCNU Lampung Timur dan PC RMINU Lampung Timur.

Terpisah, tokoh pemuda Sekampung Udik, Lampung Timur, Junaidi menyuarakan agar masyarakat memilih kotak kosong apabila calon Bupati dan wakil Bupati yang bertarung hanya satu.
“Kami akan kampanyekan pilih kotak kosong kalau hanya satu calon yang maju. Untuk itu kami berharap PDIP bisa mengusung calon sendiri agar tidak ada wacana kotak kosong.” tandasnya.

(Husin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang
Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Angka Peserta Didik PKBM Sudimoro Disorot, Data 200 vs 492 Jadi Pertanyaan Besar
Bawaslu Kota Metro Gandeng PWI Gelar Diskusi Strategis, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu
Bupati Lampung Timur Buka MUSDA V MUI, Tegaskan Sinergi Ulama-Umara untuk Daerah Religius dan Sejahtera
Polda Lampung Bongkar Jaringan Narkoba Internasional: 89 Kg Sabu Disita
Program Sanitasi APBN 2026 di Pesisir Barat Masuk Tahap Akhir Pengerjaan 
Dana SBS dan BOSP-BOP PKBM Sejati Semaka Disorot: Data Peserta Didik Dipertanyakan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Angka Peserta Didik PKBM Sudimoro Disorot, Data 200 vs 492 Jadi Pertanyaan Besar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Bawaslu Kota Metro Gandeng PWI Gelar Diskusi Strategis, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:10 WIB

Bupati Lampung Timur Buka MUSDA V MUI, Tegaskan Sinergi Ulama-Umara untuk Daerah Religius dan Sejahtera

Berita Terbaru