Gedung sekolah tidak terawat dana sarpras SMPN 1 Sukaraja di pertanyakan.

- Penulis Berita

Selasa, 5 Maret 2024 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya,Buktipetunjuk.idSeorang media dalam melaksanakan tugas, mencari mengolah menggali menyebarluaskan informasi dilindungi undang undang pokok pers no 40 tahun 1999.

Siang tadi, Senin 5 Maret 2024 Media melaksanakan tugas untuk melakukan konfirmasi penggunanaan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) tahun 2022-2023 di SMPN 1 Sukaraja kabupaten Tasikmalaya Jawa barat.

Saat dikunjungi kepala Sekolah sedang tidak berada di tempat, dan kebetulan disini hanya menjabat sebagai PLT saja kata salah satu dewan guru.

Media pun ingin menemui ibu Leli sebagai bendahara dana BOS, namun sayang beliau tidak mau menemui Kabiro media ini, dengan alasan sedang mengajar dan siswa tidak bisa ditinggalkan.” katanya.

Media pun ditemui Wakil kepala Sekolah SMPN 1 Sukaraja.

Saat diwawancarai, Wakil kepala Sekolah mengatakan jumlah siswa ada 890, guru PNS 34, guru honor ada 7 orang.

Pantauan Media di sekolah ini, terlihat beberapa titik plafon ada yang rusak, juga namapak terlihat kalau sekolahan tersebut sudah lama tidak ada perawatan bangunan nya. Padehal dana Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah Sarpras tahun 2022-2023 dianggarakan hingga ratusan juta.

Baca Juga:  PT CYC Berikan Bantuan Sembako Ramadhan Kepada Pemulung dan Lansia di Desa Sukamulya.

Selain itu, papan informasi dana BOS tahun 2023 pun belum terpasang. Sebagai bentuk transparansi dalam penggunaan dana BOS yang di kucurkan pemerintah melalui kemdikbud, untuk menujang proses belajar mengajar di satuan pendidikan. Disinyalir dana Sarpras SMPN 1 Sukaraja adanya penyimpangan anggaran.

Sangat di sayangkan yang diperlihatkan hanya papan informasi tahun 2022, dan anggaran tahap 3 nya pun belum dituliskan berapa nilai dana yang ingin di realisasikan dari pihak sekolahan.

Pantauan Media di lokasi, diduga anggaran tidak terealisasi dengan tepat. Juga papan informasi dana BOS tahun 2023 tidak terpasang.

Padahal seharusnya informasi penggunaan dana BOS harus transfaran dan akuntabel. Agar masyarakat tau terutama wali murid.

PENULIS : (DENI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadisdik Lampung Rolling dan Lantik 51 Kepala Sekolah SMA dan SMK.
SPMB Tahun 2026 Ada Perubahan, Ini Penjelasan Kadis Disdikbud Provinsi Lampung
Anggaran Pemeliharaan Sarana dan Prasarana SMAN 2 Mojokerto Tahun 2025 Menjadi Sorotan
Skandal Buku SMK Muhammadiyah 1 Kota Agung : Retorika Gratis di Atas Pungutan Siswa
Pagar Seng di SMKS Muhammadiyah 1 Kotaagung Telan Anggaran Rp 300 Juta Dipertanyakan
Klarifikasi Rektor dan Penjelasan Penasehat Hukum UNISLA Persoalan Mahasiswa Belum Terima Ijazah
Dr. Ryan Maulana Raih Gelar Doktor di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan SDN 1 Rancapaku Diikuti Dengan Antusias Siswa-siswi
Berita ini 38 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:34 WIB

Kadisdik Lampung Rolling dan Lantik 51 Kepala Sekolah SMA dan SMK.

Senin, 13 April 2026 - 20:24 WIB

SPMB Tahun 2026 Ada Perubahan, Ini Penjelasan Kadis Disdikbud Provinsi Lampung

Jumat, 10 April 2026 - 13:15 WIB

Anggaran Pemeliharaan Sarana dan Prasarana SMAN 2 Mojokerto Tahun 2025 Menjadi Sorotan

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:16 WIB

Skandal Buku SMK Muhammadiyah 1 Kota Agung : Retorika Gratis di Atas Pungutan Siswa

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:28 WIB

Pagar Seng di SMKS Muhammadiyah 1 Kotaagung Telan Anggaran Rp 300 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru