Rijalul Ansor Jombang Gelar Sholawat, Gus Bang: Lawan Kemiskinan dan Kebodohan

- Penulis Berita

Minggu, 1 November 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, Buktipetunjuk.id –

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jombang menggelar Rijalul Ansor Bersholawat sekaligus tasyakuran Hari Santri Nasional 2026, Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Acara di Masjid Agung Baitul Mukminin, Alun-Alun Jombang, itu dihadiri para kiai, pengurus PCNU, dan kader Ansor dari enam kecamatan.

KH Rohmatul Akbar Rifai alias Gus Bang, Bendahara PCNU Jombang, menegaskan kader Ansor harus setia berkhidmah kepada ulama dan NU.

“Perang kalian sekarang bukan melawan penjajah, melainkan melawan kemiskinan dan kebodohan,” kata Gus Bang dalam tausiyahnya.

Ia menyebut Banser sebagai pasukan khusus NU yang wajib menjaga organisasi dengan pengabdian tulus dan istiqomah mengaji.

“Ilmu bisa mengangkat kehidupan keluarga, sedangkan kebodohan dapat merusak kehormatan,” ujarnya.

Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiki Fakarudin Asilahi alias Gus Fiki, meminta kader aktif di setiap kegiatan. “Kalau ingin naik derajat, sering-seringlah ketok atau terlihat. Hadirnya harus membawa manfaat, bukan merepotkan,” katanya. Gus Fiki juga menyebut Gus Bang sebagai kader senior Ansor yang kini berkhidmah di PCNU.

Baca Juga:  Polres Lampung Utara Tetapkan Dua Orang Tersangka Pengancaman Kades Ogan Jaya

Ketua Rijalul Ansor PC Jombang, Gus Didin, mengatakan kegiatan ini bentuk syukur peringatan Hari Santri Nasional. “Semoga kelak di Yaumul Qiyamah kita diakui sebagai bagian dari santri para ulama,” ucapnya.

Acara diawali pembacaan sholawat, lagu Indonesia Raya, dan Mars Ya Lal Wathon. Hadir pula Gus Udin, Gus Dalil, Gus Fail, Gus Danil, Sekretaris PC Ansor Jombang Firzam, Kasatsus Balantas, serta perwakilan PAC Ansor Kesamben, Peterongan, Mojoagung, Megaluh, Tembelang, dan Plandaan.

Gus Bang mengingatkan kader tak meninggalkan tradisi mengaji dan tetap takzim kepada kiai. “Orang yang mau berkhidmah, istiqomah mengaji, serta menjaga hubungan dengan para ulama, insyaallah hidupnya akan lebih berkah,” katanya.

Kegiatan ditutup doa oleh Gus Fahmi dan ramah tamah.

Reporter : Zuli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur
Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol
Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa
Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani
Kapolres Jombang Tatap Muka dengan Personel Polsek Ploso dan Plandaan, Tekankan Pelayanan Humanis
Kapolda Lampung Pimpin Langsung Pengungkapan Lima Kasus Narkoba: 61,9 Kilogram Sabu dan 19.696 Butir Ekstasi Disita
Karhutla Minahasa Utara Meluas, Api Mendekati Permukiman Agape 
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:47 WIB

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur

Kamis, 5 November 2026 - 12:57 WIB

Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol

Kamis, 5 November 2026 - 09:37 WIB

Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 08:56 WIB

Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa

Kamis, 5 November 2026 - 07:53 WIB

Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani

Berita Terbaru