Merangin,Buktipetunjuk.id –
Mantan anggota DPRD Merangin Zainul Arfan dan Isnedi meluruskan kabar yang menyebut mereka telah diangkat sebagai tenaga ahli DPRD. Keduanya menegaskan status mereka hingga Senin, 5 Oktober 2026, masih sebatas calon dan belum ada penetapan resmi.
“Kabar bahwa kami sudah menjadi tenaga ahli itu tidak benar. Posisi kami baru calon,” kata Zainul Arfan saat memberikan keterangan di Merangin, Senin, 5 Oktober 2026.
Dilatarbelakangi Keprihatinan
Zainul menyebut, keinginan sejumlah mantan anggota dewan untuk menjadi tenaga ahli lahir dari keprihatinan terhadap kondisi DPRD Merangin saat ini. Berbekal pengalaman sebagai wakil rakyat, mereka berniat memberi masukan kepada anggota dewan aktif.
“Kami prihatin melihat kondisi teman-teman DPRD sekarang. Dulu kami juga di sana. Situasinya hari ini sangat jauh berbeda,” ujarnya.
Ia menekankan, langkah tersebut bukan bentuk perlawanan terhadap eksekutif. Sebaliknya, para mantan anggota DPRD ingin mendorong kolaborasi antara legislatif, eksekutif, yudikatif, dan masyarakat demi kemajuan Merangin.
Bantah Jadi Provokator
Zainul juga membantah anggapan bahwa keterlibatan mereka bertujuan memperkeruh suasana pemerintahan. Menurut dia, pengalaman yang dimiliki justru bisa menjadi bahan pembelajaran agar anggota DPRD tidak mengulang kesalahan serupa.
Terkait sorotan di media sosial soal statusnya sebagai mantan narapidana, Zainul mengaku hal itu bisa menjadi pelajaran. “Dengan pengalaman kami sebagai mantan napi, kami ingin berbagi agar kawan-kawan dewan paham batas kewenangan dan tidak terulang seperti kami,” katanya.
Tak Ada Kepentingan Lain
Ia memastikan tidak ada kepentingan lain di balik rencana menjadi tenaga ahli selain niat berkontribusi untuk daerah. “Pengabdian tidak harus dari dalam pemerintahan. Dari luar pun bisa, asal ada niat dan kepedulian,” ucapnya.
Zainul berharap seluruh unsur penyelenggara pemerintahan dapat bekerja harmonis. “Kalau legislatif, eksekutif, dan yudikatif tidak searah, pembangunan bisa kehilangan arah,” ujarnya.
Reporter: Rudianto









