Mantan Anggota DPRD Merangin Tepis Isu Jadi Tenaga Ahli: Baru Sebatas Calon

- Penulis Berita

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merangin,Buktipetunjuk.id –

Mantan anggota DPRD Merangin Zainul Arfan dan Isnedi meluruskan kabar yang menyebut mereka telah diangkat sebagai tenaga ahli DPRD. Keduanya menegaskan status mereka hingga Senin, 5 Oktober 2026, masih sebatas calon dan belum ada penetapan resmi.

“Kabar bahwa kami sudah menjadi tenaga ahli itu tidak benar. Posisi kami baru calon,” kata Zainul Arfan saat memberikan keterangan di Merangin, Senin, 5 Oktober 2026.

Dilatarbelakangi Keprihatinan

Zainul menyebut, keinginan sejumlah mantan anggota dewan untuk menjadi tenaga ahli lahir dari keprihatinan terhadap kondisi DPRD Merangin saat ini. Berbekal pengalaman sebagai wakil rakyat, mereka berniat memberi masukan kepada anggota dewan aktif.

“Kami prihatin melihat kondisi teman-teman DPRD sekarang. Dulu kami juga di sana. Situasinya hari ini sangat jauh berbeda,” ujarnya.

Ia menekankan, langkah tersebut bukan bentuk perlawanan terhadap eksekutif. Sebaliknya, para mantan anggota DPRD ingin mendorong kolaborasi antara legislatif, eksekutif, yudikatif, dan masyarakat demi kemajuan Merangin.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Lampung Tengah Gagalkan Peredaran Pil Ekstasi dan Sabu Asal Riau

Bantah Jadi Provokator

Zainul juga membantah anggapan bahwa keterlibatan mereka bertujuan memperkeruh suasana pemerintahan. Menurut dia, pengalaman yang dimiliki justru bisa menjadi bahan pembelajaran agar anggota DPRD tidak mengulang kesalahan serupa.

Terkait sorotan di media sosial soal statusnya sebagai mantan narapidana, Zainul mengaku hal itu bisa menjadi pelajaran. “Dengan pengalaman kami sebagai mantan napi, kami ingin berbagi agar kawan-kawan dewan paham batas kewenangan dan tidak terulang seperti kami,” katanya.

Tak Ada Kepentingan Lain

Ia memastikan tidak ada kepentingan lain di balik rencana menjadi tenaga ahli selain niat berkontribusi untuk daerah. “Pengabdian tidak harus dari dalam pemerintahan. Dari luar pun bisa, asal ada niat dan kepedulian,” ucapnya.

Zainul berharap seluruh unsur penyelenggara pemerintahan dapat bekerja harmonis. “Kalau legislatif, eksekutif, dan yudikatif tidak searah, pembangunan bisa kehilangan arah,” ujarnya.

Reporter: Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.
Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Pilkades Pulau Rakyat Tua Sempat Ricuh Akibat Warga Pemilik E-KTP Tak Bisa Mencoblos Di TPS
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar

Berita Terbaru