Ciptakan Pilkades Damai, Desa Pematang Donok Pilih Nomor Urut dengan Banting Dadu

- Penulis Berita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEPAHIANG,Buktipetunjuk.id –

Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak 2026 di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, diwarnai terobosan baru. Panitia Pilkades Desa Pematang Donok, Kecamatan Kabawetan, menggelar pengundian nomor urut calon dengan cara tak lazim: “banting dadu”, Jumat 2 Oktober 2026.

Biasanya, calon bergiliran mencabut nomor dari wadah. Di Pematang Donok, panitia memilih metode berbeda demi menjamin keadilan.

Dua calon kepala desa, Arpandi dan Anton, duduk berhadapan di satu meja. Panitia memasukkan dua gulungan kertas bernomor 1 dan 2 ke dalam sebuah cangkir. Cangkir itu lalu dibanting ke tengah meja.

Gulungan yang mengarah ke posisi masing-masing calon menjadi nomor urut mereka. Dengan cara ini, tak ada calon yang mendapat giliran memilih lebih dulu.

“Karena sudah kami tawarkan kepada kedua calon. Menurut kami sebagai panitia, sistem ini lebih fair dan adil,” kata Ketua Panitia Pilkades Pematang Donok, Beni Alatas.

Beni menjelaskan, metode cabut bergiliran kerap menimbulkan kesan calon yang belakangan tak benar-benar memilih. “Kalau sistem cabut, calon yang dapat giliran belakangan tidak perlu mencabut lagi, sementara yang pertama sudah lebih dulu dapat nomor,” ujarnya.

Baca Juga:  Kejari Metro Berhasil Ungkap Kasus Judol Sita Uang Rp 6 Milliar dan Uang Dolar

Ia menegaskan, “banting dadu” memastikan panitia tidak berpihak. “Jadi, kertas yang mengarah kepada kedua belah pihak itulah yang menentukan nomor mereka. Panitia tidak memilih-milih nomor yang akan mereka dapatkan. Semua berdasarkan hasil yang mereka terima,” kata Beni.

Hasil pengundian menetapkan: Nomor Urut 1 untuk Arpandi dan Nomor Urut 2 untuk Anton.

Rapat pleno terbuka penetapan calon dan pengundian nomor urut ini berlangsung tertib dan transparan. Hadir dalam acara tersebut perangkat desa, panitia pemilihan, perwakilan Kecamatan Kabawetan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat.

Usai pengundian, suasana mencair. Arpandi dan Anton saling berjabat tangan erat, menyatakan komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pemungutan suara Pilkades Serentak Kabupaten Kepahiang 2026. (AHS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Pilkades Pulau Rakyat Tua Sempat Ricuh Akibat Warga Pemilik E-KTP Tak Bisa Mencoblos Di TPS
Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK

Berita Terbaru