KPK OTT Lima ASN BPK Terkait Dugaan Suap Dari Pemkab Muara Enim

- Penulis Berita

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Buktipetunjuk.id

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap dari pihak Pemkab Muara Enim kepada pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dari total 11 orang yang ditangkap lima diantaranya adalah ASN BPK.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa OTT ini, masih berkaitan dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi di Pemkab Muara Enim yang menjadikan Bupati Muara Enim nonaktif, Edison, sebagai tersangka. Kasus tersebut, juga bermula OTT.

Diketahui KPK kembali melakukan tangkap tangan lanjutan dari perkara dugaan pemberian suap dari Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan kepada pihak-pihak di Badan Pemeriksa Keuangan,” kata Budi dihadapan wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Budi belum menyebutkan identitas dari 11 orang yang ditangkap. Namun, kata Budi, enam diantaranya, merupakan pihak-pihak yang sempat terjaring OTT bersama Edison.

Budi menyebut, pemberian dari Pemkab Muara Enim kepada BPK ini, berkaitan dengan temuan BPK terkait pengadaan di Pemkab Muara Enim yang salah satunya terkait pengadaan smart board. Sementara, kata Budi, 11 orang yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan.

Budi mengatakan, pihaknya telah menaikan kasus dugaan pemberian pada BPK ini ke tahap penyidikan dan akan segera ditetapkan tersangkanya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat Adalah Keberanian Negara Ubah Nasib Anak Bangsa

“Pada pokoknya ini berkaitan dengan dugaan suap untuk cover-up atau menutup temuan BPK berkaitan dengan pengadaan-pengadaan yang ada di Kabupaten Muara Enim,” ujar Budi.

Budi mengatakan, barang bukti yang disita pada OTT Edison juga masih berkaitan dengan OTT terbaru ini. Katanya, sebagain uang yang diterima oleh Edison Dkk, sebagiannya digunakan untuk memberikan suap pada BPK agar temuan dapat ditutup. Kata Budi, Edison memberikan suap pada BPK melalui perantara.

Dalam kasus tersebut, sejumlah pihak di Pemkab Muara Enim termasuk Edison, menerima sejumlah uang dari rekanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim serta sejumlah dinas lainnya.

Salah satunya diberikan oleh pihak penyedia smart board di Dikbud Muara Enim. Uang tersebut ditampung dalam rekening atas nama OB atau pegawai lainnya di Pemkab Muara Enim. Edison kebagian lima persen.

Sebelumnya, KPK menangkap 10 orang termasuk Edison. Kemudian, Edison dan tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan serta diangkut ke rutan KPK. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir
Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan
Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan
Satresnarkoba Polres Lampung Tengah Gagalkan Peredaran Pil Ekstasi dan Sabu Asal Riau
Amankan Kunjungan Presiden RI Ke-7, Polres Tulang Bawang Sukses Kawal Rakorda PSI dan Kirab Budaya
Daftar Rotasi Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU dan 6 Kapolres Diganti
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:54 WIB

Satlantas Polres Mesuji Gelar Bhakti Sosial Bagikan 20 Paket Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Parkir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:59 WIB

Kasrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:27 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:12 WIB

IPA, Mendesak Kapolres Madina Ungkap Video Viral Diduga Aktivitas Ilegal PETI Kotanopan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:56 WIB

Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi dan Resmikan Fasilitas Baru di Way Kanan

Berita Terbaru