Putri Nabila Damayanti, S.H : Kenapa Anak Didik Jadi Korban, Oknum Pengusaha MBG Mendapatkan Untung Besar

- Penulis Berita

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,Buktipetunjuk.id

Polemik dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, kali ini di Cikalongkulon, Kadupandak, dan Sukanagara mengakibatkan pada hari, Selasa lalu, korban siswa sebanyak 204 orang diduga keracunan dari menu MBG. Mayoritas korban merupakan anak-anak usia di bawah 10 tahun yang berstatus sebagai siswa SD dan PAUD di wilayah Cikalongkulon, Kadupandak dan Sukanagara, kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Selain para pelajar, sejumlah orang tua murid yang ikut mencicipi hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut juga harus dilarikan ke puskesmas karena mengalami mual hebat, pusing, hingga muntah-muntah.

Kapolsek Cikalongkulon, menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan investigasi mendalam terhadap menu makanan yang para siswa konsumsi. Berdasarkan laporan warga, muncul kecurigaan pada lauk ayam suwir yang tercium aroma tidak sedap sebelum dikonsumsi. Polisi telah mengamankan seluruh sisa makanan untuk dilakukan uji laboratorium guna mengungkap penyebab pasti dari peristiwa memilukan ini.

Baca Juga:  Polisi Amankan Tiga Pelajar Bawa Sajam Usai Terlibat Tauran di Metro 

Aktivis Nasional Putri Nabila Damayanti, SH yang juga Asli Kecamatan Pacet Cipanas, Cianjur menyayangkan akan hal tersebut, karena beberapa waktu lalu sudah mengimbau dan menyarankan agar Pelaksanaan MBG dilakukan oleh Masing-masing Sekolah saja bukan pihak ketiga.

“Jika Pelaksana MBG dilakukan oleh pihak Sekolah, ini akan lebih praktis, sehat dan terjaga kebersihannya, otomatis tidak akan terjadi keracunan,” ungkap Putri Nabila Damayanti, SH kepada awak media, Minggu (01/02/2026)

“Lagi pula kalau pengelolaan MBG Dilakukan oleh Pihak Sekolah, akan lebih mengetahui menu yang disukai anak-anak, tentunya yang bernilai gizi,” kata Putri.

Putri juga menekankan Begitu Pentingnya MBG dikelola oleh Pihak Sekolah

“Jika MBG tersebut dikelola oleh Pihak Sekolah, maka MBG tidak akan menjadi Proyek para Pengusaha dengan keuntungan yang lumayan tiap harinya, tapi ini menjadi Pemasukan / Tambahan Buat Guru-guru di Sekolah,” tutur Putri menutupi. (Megy)

#PutriNabilaDamayantiSH

#KeracunanMBG

#KritisiMBG

#MBGCianjur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Lampung Tengah : Terdakwa Segera Kembalikan Kerugian Negara Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI
Pelaku Curat Gasak Motor Beat Saat Buka Puasa Polsek Metro Barat Buru Pelaku
Polres Way Kanan Amankan Diduga Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Pengelola SPPG Tejosari 02 Terindikasi Mark Up Harga Satuan Porsi MBG
Wali Kota Metro Roling dan Lantik 17 Pejabat Eselon ll
Walikota Metro Bantah Tidak Ada Jual Beli Ijazah di Unisla
Ini Tanggapan Anggota DPRD Provinsi Lampung Terkait Pemberitaan Proyek Siluman Inpres Tahap 2 di Lampung Tengah
Tindak Lanjut Arahan Wakapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Pemeriksaan Urine Seluruh Jajaran
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:34 WIB

Kejari Lampung Tengah : Terdakwa Segera Kembalikan Kerugian Negara Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:04 WIB

Pelaku Curat Gasak Motor Beat Saat Buka Puasa Polsek Metro Barat Buru Pelaku

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:16 WIB

Polres Way Kanan Amankan Diduga Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:25 WIB

Pengelola SPPG Tejosari 02 Terindikasi Mark Up Harga Satuan Porsi MBG

Senin, 23 Februari 2026 - 23:32 WIB

Wali Kota Metro Roling dan Lantik 17 Pejabat Eselon ll

Berita Terbaru

Berita

Wali Kota Metro Roling dan Lantik 17 Pejabat Eselon ll

Senin, 23 Feb 2026 - 23:32 WIB