Bandar Lampung,Buktipetunjuk.id –
Inalillahi Wainnailaihi Rojiun keluarga besar Jurnalis Maestro Indonesia (JMI) berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Agus Saprudin Sutopo, S.H selaku Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jurnalis Maestro Indonesia (JMI).
Kabar duka ini dikabarkan pihak keluarga melalui pesan, WhatsApp. Minggu 25 Januari 2026. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan diterima seluruh amal ibadahnya oleh Allah SWT semasa hidupnya. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok pembina yang sederhana, tegas, dan penuh dedikasi dalam membimbing jurnalis agar tetap berpegang pada etika, integritas, serta keberpihakan kepada kebenaran dan kepentingan masyarakat.
Ketua Umum Jurnalis Maestro Indonesia (JMI), Yudi Hutriwinata, SH, CLTP, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum.
“Kami atas nama pribadi dan seluruh jajaran Jurnalis Maestro Indonesia sangat berduka atas berpulangnya Bapak Agus Saprudin Sutopo. Almarhum adalah sosok pembina, panutan, dan orang tua bagi kami semua. Banyak nasihat, pemikiran, serta keteladanan yang beliau wariskan dalam perjalanan organisasi ini,” ujar Yudi Hutriwinata.
Selain itu juga datang dari ketua DPC JMI Kota Metro Andy Gunawan, S.H ucapan belasungkawa atas wafatnya Bapak Agus Saprudin Sutopo.
“Agus Saprudin Sutopo ini orang baik saya bersaksi kata Andy Kepada jejaring media ini, saya kenal betul dengan almarhum ini, dia sangat berani menyampaikan kebenaran informasi membela masyarakat yang terzolimi dan sangat supel dalam bergaul,” kata Andy.
Ia juga menambahkan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Jurnalis Maestro Indonesia (JMI) di seluruh Indonesia.
“Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, menerima amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami mendoakan agar diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan,” tambahnya
Selamat jalan Bapak Agus Saprudin, jasa dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang sepanjang masa. Kami akan melanjutkan perjuangan mu, semoga amal ibadah mu semasa hidup diterima Allah SWT. (Red)















