Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang

- Penulis Berita

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metro Lampung,Buktipetunjuk.id –

Pemasangan spanduk pemberitahuan oleh Pemerintah Kota Metro terkait rencana pengosongan dan pembongkaran Shopping Center, Jumat, 9 Oktober 2026, berujung ricuh. Pedagang yang tergabung dalam paguyuban pasar memprotes diksi spanduk yang dianggap provokatif.

Pantauan di lokasi, kegiatan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro yang dipimpin Kasat Pol PP Jose, Kabid Perda Yoseph beserta jajaran, Dinas Perhubungan di bawah Kepala Dinas Wahyu, serta unsur Polres Metro dan Korem 043/Garuda Hitam. Sejumlah warga juga ikut menyaksikan.

Selain pemberitahuan pengosongan dan pembongkaran, spanduk juga memuat informasi penghentian penarikan retribusi dan jasa sampah di area Shopping Center.

Pedagang Protes Diksi “Pembongkaran”

Adu argumentasi terjadi antara pedagang dengan Satpol PP dan Dinas Perdagangan. Pedagang menilai frasa “pengosongan dan pembongkaran” memicu keresahan karena memberi kesan gedung akan segera dirobohkan.

Ketua Paguyuban Pasar Shopping Center, Sultan Fahli, menyebut pihaknya tidak mengetahui rencana pemasangan spanduk tersebut.

“Penulisannya tidak pas dan dianggap memicu kericuhan para pedagang,” kata Sultan saat ditemui di lokasi, Jumat, 9 Oktober 2026.

Baca Juga:  Yuri Kemal Fadlullah Pastikan Perjuangan WPR dan IPR untuk Kesejahteraan Babel

Menurut dia, spanduk semestinya cukup memuat informasi penghentian penarikan retribusi dan sampah. “Tulisan pengosongan dan pembongkaran itu yang jadi provokator. Kami akan musyawarah dulu dengan kawan-kawan pedagang, lalu beraudiensi dengan Pemkot Metro untuk mencari solusi,” ujarnya.

Pemkot: Pembongkaran Masih Rencana

Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Arda, membenarkan adanya kegiatan pemasangan spanduk. Ia menegaskan bahwa substansi sosialisasi hari ini adalah penghentian penarikan retribusi pasar dan retribusi sampah di Shopping Center.

“Terkait pengosongan dan pembongkaran, itu masih dalam rencana. Tidak serta-merta langsung dilakukan,” kata Arda.

Ia menambahkan, rencana itu membutuhkan waktu panjang dan musyawarah lanjutan. Hasil musyawarah akan disampaikan ke media. “Kami tetap membuka ruang dialog dengan para pedagang,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Shopping Center Metro berangsur kondusif setelah aparat dan perwakilan pedagang berdialog. Belum ada jadwal resmi kapan audiensi antara paguyuban dan Pemkot Metro akan digelar. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap
DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung
HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029
Ratusan Siswa SMAN 1 Dukun Padati Pemutaran Film “Good Morning Tomorrow”, Dorong Lahirnya Penjaga Bengawan Solo
Polres Tanggamus Tangkap Tiga Terduga Penadah Motor Curian
Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.
Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:42 WIB

DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:33 WIB

HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ratusan Siswa SMAN 1 Dukun Padati Pemutaran Film “Good Morning Tomorrow”, Dorong Lahirnya Penjaga Bengawan Solo

Berita Terbaru