JEMBER,Buktipetunjuk.id –
Gebyar Budaya Karnaval Desa Bangsalsari 2026 tak sekadar menjadi panggung pelestarian adat. Perhelatan tahunan itu juga terbukti menggerakkan roda ekonomi warga. Kepala Desa Bangsalsari, H. Nurholis, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang terlibat, mulai dari peserta, penonton, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam keterangannya, Sabtu, 3 September 2026, H. Nurholis secara khusus memuji kreativitas peserta yang tampil dengan beragam busana adat Nusantara.
Antusiasme warga yang memadati rute pawai dan ramainya lapak UMKM, kata dia, menjadi motor utama yang menghidupkan suasana.
“Kehadiran dan semangat gotong royong dari semua pihak membuat acara ini sungguh istimewa. Semoga kebersamaan ini terus terjaga, makin rukun, dan kita bisa terus melestarikan budaya bangsa di tanah kita sendiri,” ujar H. Nurholis.
Karnaval ini tak hanya menjadi sarana hiburan dan edukasi budaya. Di sepanjang jalur pawai, pelaku UMKM lokal memanfaatkan momentum untuk menjajakan produk unggulan desa.
Mulai dari kuliner khas, kerajinan, hingga fesyen. Alhasil, kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan warga.
Pemerintah Desa Bangsalsari berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan skala lebih meriah.
Selain memperkuat identitas budaya, karnaval dinilai efektif sebagai ajang pemberdayaan ekonomi nyata di tingkat desa.
Pewarta: Laili









