MERANGIN,Buktipetunjuk.id –
Empat tahun sebelum pemilihan, panggung politik Kabupaten Merangin mulai berdenyut. Mantan wakil Bupati Merangin Nilwan Yahya membuka langkah awal safari politiknya dengan silaturahmi ke awak media dan aktivis, Kamis, (24/9/2026) dalam pertemuan disalah satu Cafe di Kota Bangko. Alih-alih pidato, ia memilih pantun untuk menjawab pertanyaan soal pencalonan.
“Siappp dindo… Ikan sepat ikan gabus, / Di campur lada serta daun semangi, / Lebih cepat lebih bagus, / Biar kita bisa maju Pilkada Merangin!” ujar Nilwan, disambut tawa hadirin.
Gaya santai itu dinilai sebagai sinyal keseriusan. Nilwan, yang pernah memimpin Merangin, kini kembali turun menyapa konstituen. Langkahnya sekaligus memanaskan bursa calon bupati 2031 yang masih jauh di depan.
Nama lain yang muncul ialah Hasren Purja Sakti. Ia menyatakan kesiapan secara terbuka. “Sekarang kita mau fokus persiapan. Pilbub Merangin 2031 kali ini benar-benar kita akan serius ambil bagian. Kita persiapkan langkah lebih matang lagi bersama Partai Perindo,” kata Hasren.
Sementara itu, Bripka Ahmad Fahmi masih irit bicara. Hingga kini, ia belum memberi sikap tegas soal pencalonan.
Aktivis Merangin, Barlep, mengingatkan para bakal calon agar tidak sekadar hadir saat pemilu.
“Boleh-boleh saja siapa yang tampil di 2031. Tapi pertanyaannya: siapa yang bisa mengambil hati masyarakat Merangin agar dipercaya memimpin lima tahun ke depan?” ujarnya.
Menurut Barlep, Merangin butuh pemimpin yang pro-rakyat dan cepat mengambil sikap.
“Jangan hadir di tengah masyarakat hanya waktu pemilu lalu berharap menang. Itu strategi konyol. Rakyat butuh kerja nyata, bukan sekadar wibawa dan gagah-gagahan,” tegasnya.
Pilkada Merangin masih lama. Namun manuver awal para tokoh mulai membentuk peta persaingan. Publik kini menunggu: siapa berikutnya yang unjuk gigi?
Reporter: Rudianto









