Minahasa Selatan,Buktipetunjuk.id –
Desa Wiau Lapi, Kecamatan Tareran, menjadi wakil Kabupaten Minahasa Selatan dalam Penilaian Lomba Administrasi PKK dan AKU HATINYA PKK tingkat Provinsi Sulawesi Utara 2026. Penilaian digelar di Kantor Desa Wiau Lapi, Senin, 14 September 2026.

Tim penilai dipimpin Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Merry Mailangkay-Kalalo, S.H., M.H. Ia datang bersama pengurus TP-PKK Sulut dan unsur Dinas PMD Provinsi. Merry adalah istri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H.
Dalam AKU HATINYA PKK, tim menilai pemanfaatan pekarangan lewat tanaman produktif, apotek hidup, warung hidup, tanaman hias, penataan lingkungan, kebersihan, hingga pengelolaan sampah rumah tangga.
Aspek lain: kontribusi pekarangan terhadap gizi keluarga dan keberlanjutan program di masyarakat.
Untuk Administrasi PKK, penilaian mencakup tertib administrasi, kelengkapan buku PKK, akurasi dan pembaruan data, administrasi Pokja, buku keuangan, dokumentasi kegiatan, serta laporan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Apresiasi, Bukan Jaminan Juara
Merry mengapresiasi kesiapan Pemkab Minsel, TP-PKK Minsel, dan Pemerintah Desa Wiau Lapi. Namun ia menegaskan hasil akhir tetap ditentukan indikator dan mekanisme tim penilai.
“Penilaian tidak semata melihat tampilan fisik maupun kelengkapan dokumen, tetapi bagaimana program PKK benar-benar diterapkan dan memberi manfaat bagi keluarga,” kata Merry.
Ia menekankan AKU HATINYA PKK harus berdampak pada ketahanan dan gizi keluarga. Untuk administrasi, keteraturan pencatatan dan laporan jadi poin penting. Masukan selama kunjungan diharapkan jadi bahan evaluasi bagi Wiau Lapi dan TP-PKK Minsel.
Dukungan Pimpinan Daerah
Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H. hadir bersama Ketua TP-PKK Minsel Elsje R. Wongkar-Sumual dan Sekretaris Dr. Rine Kaunang. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Arthur Tumipa, Kepala Dinas PMD Ever Poluakan, Camat Tareran Hizkia Kondoj, Sekretaris Kecamatan Christian Karamoy, S.E., para hukum tua, serta perangkat desa.
Bagi Pemkab Minsel, lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi. Kegiatan jadi momentum evaluasi sejauh mana gerakan PKK memberi manfaat nyata.
Dengan kesiapan yang ditunjukkan, Desa Wiau Lapi optimistis memberi hasil terbaik. Namun, kelolosan ke tahap lebih tinggi tetap menjadi kewenangan tim penilai.
Pewarta: Britmi S Tampi.









