Usai Tinjau SMKN 4 Bandar Lampung Wapres Mengunjungi RSD Tjokrodipo Pastikan Layanan Kesehatan Berjalan

- Penulis Berita

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung,Buktipetunjuk.id –

Usai meninjau SMKN 4 Bandar Lampung, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melanjutkan agenda kerjanya dengan mengunjungi Rumah Sakit Daerah (RSD) Dr. A Dadi Tjokrodipo, Kota Bandar Lampung, di Jalan Basuki Rahmat Nomor 73, Jumat (08/05/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sistem kesehatan daerah, guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, terjangkau, dan terintegrasi, mulai dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit rujukan.

Setibanya di lokasi, Wapres terlebih dahulu meninjau pembangunan perluasan gedung rumah sakit yang saat ini tengah berlangsung. Setelah itu, ia berkeliling melihat sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli rawat jalan, hingga ruang rawat inap.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres juga menyempatkan diri menyapa pasien dan tenaga kesehatan yang sedang bertugas. Salah satunya Ida, warga yang tengah menunggu antrean pemeriksaan untuk penyakit darah tinggi.

“Jaga kesehatan, rutin minum obat,” pesan Wapres kepada Ida.

Ida mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo. Ia juga menyambut positif pembangunan gedung baru yang dinilai akan meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Kejari Kepahiang Terima Rp100 Juta Uang Pengganti Korupsi RSUD, Total Kerugian Rp530 Juta

“Fasilitasnya sudah bagus. Alhamdulillah pelayanannya memuaskan,” ujarnya.

Ia pun merasa terharu dapat bertemu langsung dengan Wapres dan berharap pemerintah terus memberi perhatian terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

“Pak Gibran tetap semangat terus, jadi Wakil Presiden yang dekat dan merangkul rakyat,” tuturnya.

Sebagai rumah sakit rujukan milik Pemerintah Kota Bandar Lampung, RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo saat ini melayani rujukan dari 31 puskesmas induk dan 50 puskesmas pembantu di Kota Bandar Lampung. Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan kapasitas rumah sakit daerah melalui peningkatan sarana dan prasarana, layanan spesialis, serta kualitas sumber daya manusia kesehatan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas layanan kesehatan antara puskesmas dan rumah sakit, sekaligus menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas bagi masyarakat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Pilkades Pulau Rakyat Tua Sempat Ricuh Akibat Warga Pemilik E-KTP Tak Bisa Mencoblos Di TPS
Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK

Berita Terbaru