JMSI Lampung Berduka Atas Wafatnya Pimpred LTV Syamsul Bahri Nasution

- Penulis Berita

Senin, 16 Februari 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung,Buktipetunjuk.id – Dunia pers Lampung berduka. Wartawan senior Syamsul Bahri Nasution meninggal dunia pada Minggu malam, 15 Februari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB.

Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung, Ahmad Novriwan, menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.

“Almarhum orang baik, guru, hormat kepada semua wartawan—tidak pilih-pilih,” ujar Novriwan, Senin (16/2/2026).

Novriwan yang juga pemilik media siber Lintaslampung.com itu menilai Syamsul Bahri Nasution sebagai sosok guru sekaligus sahabat satu profesi yang menyenangkan. Menurutnya, almarhum selalu menghadirkan nuansa egaliter di tengah para pewarta.

Kabar wafatnya sosok yang dikenal rendah hati dan mudah bergaul ini mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sebelum mengembuskan napas terakhir, Syamsul diketahui masih beraktivitas seperti biasa tanpa menunjukkan tanda-tanda sakit serius.

Informasi yang dihimpun, almarhum sempat dilarikan ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, takdir berkata lain. Ia dinyatakan meninggal dunia pada malam itu juga.

Baca Juga:  Police Goes To School, upaya Polres Metro cegah tawuran.

Nama Syamsul Bahri Nasution bukanlah sosok asing di jagat media Lampung. Dedikasinya terhadap profesi wartawan telah terbentang selama puluhan tahun.
Ia tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sejak Agustus 1984.

Dalam kariernya, Syamsul pernah mengemban sejumlah posisi strategis di berbagai perusahaan media. Ia pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Lampung TV (LTV), serta Pemimpin Redaksi dan Manajer di Lampung Post pada periode 1990–1999. Selain itu, almarhum juga pernah berkiprah sebagai manajer di MNC Group pada 2008–2011.

Di masa hidupnya, Syamsul dikenal sebagai mentor yang terbuka dan tidak pelit berbagi ilmu kepada generasi muda wartawan.

Bagi Novriwan, kepergian Syamsul bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas pers di Lampung.

“Kita kehilangan sosok panutan. Beliau tidak hanya mengajarkan teknis jurnalistik, tetapi juga sikap dan etika dalam bersikap sebagai wartawan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap
Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang
DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung
HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029
Ratusan Siswa SMAN 1 Dukun Padati Pemutaran Film “Good Morning Tomorrow”, Dorong Lahirnya Penjaga Bengawan Solo
Polres Tanggamus Tangkap Tiga Terduga Penadah Motor Curian
Polres Kepahiang Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kriminalitas Triwulan III Naik 69 Persen.
Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:42 WIB

DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:33 WIB

HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ratusan Siswa SMAN 1 Dukun Padati Pemutaran Film “Good Morning Tomorrow”, Dorong Lahirnya Penjaga Bengawan Solo

Berita Terbaru