
Tulang Bawang,Buktipetunjuk.id –
Warga Kampung Gedung Meneng, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Diminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Tulang Bawang untuk tahun 2026 ini, diperoritaskan agar diperbaiki. Kamis 15 Januari 2026.
Jalan yang menjadi akses utama menuju Kantor Camat Gedung Meneng II tersebut menghubungkan sedikitnya 11 kampung, di antaranya Kampung Bandar Rejo, Bandar Rahayu, dan sekitarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang berlubang, berlumpur saat hujan, dan berdebu ketika kemarau. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital bagi aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, mobilitas pedagang, tenaga kesehatan, guru, hingga pelajar yang setiap hari berjuang menuntut ilmu.
“Jalan ini sudah puluhan tahun rusak dan tidak pernah tersentuh pembangunan dari pihak kabupaten. Kami sangat mengeluh karena ini akses utama masyarakat,” ujar salah satu warga saat ditemui Tim Jurnalis Maestro Indonesia (JMI) yang namanya minta tidak dipublikasikan.
Tidak hanya di jalur menuju Kantor Camat Gedung Meneng II, kondisi jalan rusak juga ditemukan di sejumlah kampung lain dalam wilayah Kecamatan Gedung Meneng. Warga menilai kecamatan mereka selalu tertinggal pembangunan dibandingkan 14 kecamatan lainnya di Kabupaten Tulang bawang.
“Kami ini juga menyumbang pendapatan negara, di wilayah kami ada PT SGC. Tapi kenapa pembangunan, khususnya jalan, selalu tertinggal,” keluh warga lainnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang segera turun tangan dan menjadikan pembangunan jalan tersebut sebagai prioritas pada tahun anggaran 2026 ini. Mereka menegaskan bahwa perbaikan jalan bukan lagi sekadar harapan, melainkan tuntutan mendesak demi kelancaran aktivitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami minta Pemda segera membangun jalan kami tahun ini. Ini tuntutan kami warga masyarakat Kecamatan Gedung Meneng,” tegas warga.
Tim Jurnalis Maestro Indonesia (JMI)
Editor: Redaksi










