Rehab Poskesdes di Pekon Mon Diduga Hanya Remeh Temeh, Nilai Anggarannya Setengah Milyar

- Penulis Berita

Kamis, 6 November 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat,Buktipetunjuk.id — Rehab Poskesdes di Pekon Mon Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) diduga kuat tak sebanding antara bangunan yang di Rehabilitasi dan pemeliharaan dengan anggaran yang di kucurkan oleh Dinas Kesehatan Pesibar. Ihwal tersebut menjadi polemik di mata publik. Kamis (6/11/2025).

Bagaimana tidak, sebab dana yang di gelontorkan untuk rehab pada bangunan tersebut angkanya di tengarai mencapai setengah milyar rupiah. Sedangkan yang di rehab hanya item yang remeh temeh.

Hasil pantauan media Buktipetujuk.id serta keterangan yang di sampaikan pak Wiji selaku kepala tukang. Pak Wiji mengatakan dirinya serta rekan-rekannya hanya sebagai buruh harian. “Kami hanya pekerja pak,” katanya

Disinggung, apa saja item yang harus di ganti menurut perintah bosnya, wiji melanjutkan hanya di perintahkan mengganti kusen, daun jendela, pintu, plafon, memasang granit serta di lakukan pengecatan ulang. Sementara untuk bagian atas, hanya atapnya saja yang diganti.

Baca Juga:  Janji Kusdianto Kritik Kebijakan Pemindahan Ibukota Kabupaten, Pendidikan Seharusnya Jadi Prioritas Utama di Mojokerto

Sedangkan untuk material kayunya baik untuk atap maupun kayu tempat plafon, semuanya masih utuh memakai kayu yang lama.

“Kalau material kayu untuk atap serta kayu untuk plafon, 95% masih memakai kayu yang lama. Sedangkan pekerjaan ini sudah masuk 50%,” ungkap wiji.

Tak hanya itu, selain nilai anggaran yang fantastis dan menjadi polemik di publik, pihak kontraktor pun tidak transparan dalam penggunaan anggaran. Serta mengangkangi peraturan perundang-undangan terkait keterbukaan informasi publik.

Dengan kata lain, pekerjaan tersebut tanpa ada papan pengumuman alias papan proyek yang dipasangkan, tidak transparan seperti proyek siluman.

Patut di duga pihak kontraktor dengan sengaja enggan memasang papan informasi tersebut. Sebab, kontraktor takut ketahuan bila nilai anggaran yang sesungguhnya diketahui masyarakat Pesisir Barat.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak rekanan atau kontraktor proyek Rehabilitasi dan Perawatan poskesdes di Pekon Mon belum bisa terkonfirmasi. Bersambung. (Budi Irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Mampun Baru–Pulau Tujuh Diperbaiki, Bupati Merangin: Infrastruktur Baik Kunci Kesejahteraan
Polisi Tangkap Otak Curanmor di Tanggamus, Setelah Menangkap Tiga Orang Penadah
KONI Lampung Timur Gelar Rakor, Kebut Persiapan Porprov dan Musorkab
Haul Ke-887 Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Way Kanan, Diwarnai Khitanan Massal 27 Anak
GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap
Spanduk Pengosongan dan Pembongkaran Shopping Center Metro Picu Kericuhan Pedagang
DPC JMI Way Kanan Ajukan Sengketa Informasi Publik, PPID SMPN 1 Kasui Digugat ke Komisi Informasi Lampung
HASREN PURJA SAKTI NAKHODAI PERINDO MERANGIN, TARGETKAN JADI PARTAI BESAR 2029
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Jalan Mampun Baru–Pulau Tujuh Diperbaiki, Bupati Merangin: Infrastruktur Baik Kunci Kesejahteraan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Polisi Tangkap Otak Curanmor di Tanggamus, Setelah Menangkap Tiga Orang Penadah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:12 WIB

KONI Lampung Timur Gelar Rakor, Kebut Persiapan Porprov dan Musorkab

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Haul Ke-887 Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Way Kanan, Diwarnai Khitanan Massal 27 Anak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

GIBM Jambi Serukan Shalat Istisqa, Ajak Warga Tak Saling Menyalahkan di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru